Green Coffee & Post-Harvest Processing Specialist

Rekonsiliasi mutu dan biaya setelah milling

13 Menit BacaMateri BelajarGreen Coffee & Post-Harvest Processing Specialist
Mode Listen & BrewNeural Voice

Dengarkan narasi materi sambil mengikuti contoh, diagram, dan latihan yang tersedia.

Suara:
00:00 / --:--

Dry Milling, Grading Fisik, dan Kendali Lot · Pelajaran 4 dari 4

Rekonsiliasi mutu dan biaya setelah milling

Apa yang perlu dipahami?

Dalam bisnis green coffee, biaya per kg saleable harus memakai output yang benar. Mengabaikan reject atau transport menyebabkan penawaran tampak murah tetapi tidak benar-benar menguntungkan.

Mengapa mekanismenya begitu?

Landed cost green yang telah keluar dari dry mill dapat berisi pembelian bahan, transport yang dapat dialokasikan, energi, tenaga, kemasan dan reject. Hindari menghitung suatu biaya dua kali pada level berbeda.

Dari prinsip ke SOP kerja

Gunakan tabel biaya dengan satuan dan basis massa: kg masuk, kg keluar, kg ditolak, serta biaya lot. Nilai per kg saleable = biaya total relevan dibagi kg saleable.

Contoh situasi Indonesia

Biaya lot Rp18.000.000 dan hasil final 150 kg memenuhi grade. Bahan dan proses relevan setara Rp120.000/kg saleable; ini bukan harga jual atau gross margin.

Contoh biaya per kilogram yang betul-betul dapat dijual

Pertama pastikan batas model: apakah kontrak membeli parchment, green unsorted, atau green yang lolos spesifikasi? Biaya yang melekat pada basis tersebut berbeda. Contoh latihan (bukan kutipan harga pasar): pembelian bahan Rp18.000.000, transport masuk yang dapat dialokasikan Rp900.000, proses dan sortir Rp1.600.000, kemasan Rp300.000. Total biaya relevan Rp20.800.000. Jika green saleable 160 kg, landed cost per kg saleable = 20.800.000/160 = Rp130.000/kg, sebelum biaya komersial lain yang belum masuk model.

Periksa dampak kualitas: bila 20 kg dari 160 kg gagal inspeksi tambahan dan tidak dapat dijual sesuai grade semula, sementara biaya total tidak berubah, basis saleable tinggal 140 kg; biaya per kg menjadi sekitar Rp148.571. Ini bukan otomatis harga jual yang disarankan dan belum menghitung potensi nilai jual reject pada grade berbeda. Harga jual perlu memasukkan channel, biaya variabel penjualan, risiko pembayaran, margin yang diinginkan serta daya serap pasar.

Jangan memasukkan biaya kirim dua kali. Contoh: invoice supplier sudah menyebut harga delivered ke gudang, maka bagian transport yang sudah termasuk tidak boleh ditambahkan lagi. Untuk lintas pulau, permintaan penawaran harus cocok arah rute, berat yang ditagih, minimum charge, first/last mile, asuransi, pajak, dan komoditas. Tarif publik arah sebaliknya tidak dapat dianggap berlaku simetris.

Coba ambil keputusan

Jika yield turun 5 poin persentase, bagian biaya mana meningkat walaupun invoice awal tetap?

Perlihatkan neraca massa dan definisikan basis denominator yang dipakai. Pisahkan hasil green kasar, reject, green saleable dan biaya relevan sebelum menafsirkan grade atau menetapkan angka jual.

Bacaan penunjang

Hitung dan periksa

Biaya green per kilogram saleable

Masukkan angka dari invoice dan quotation sebenarnya. Ongkos kirim antarpulau tidak diisi dengan tarif perkiraan nasional.

Isi seluruh biaya serta berat green yang benar-benar lolos QC untuk melihat hasil.

Latihan keputusan · GC07

Biaya per kg saleable

Dry mill menerima 500 kg parchment, menghasilkan 400 kg green kasar dan 385 kg green memenuhi spesifikasi. Biaya total Rp38.500.000.

Berapa biaya per kg green saleable?
Ulangi latihan keputusan modul →