Mempelajari protokol standar laboratorium cupping resmi Specialty Coffee Association: spesifikasi mangkok cupping, rasio emas 8.25g per 150ml air, suhu 93°C, ritual memecah kerak (Breaking Crust) pada menit ke-4, membersihkan busa (Skimming), dan etika higienitas meja uji.
Dengarkan penjelasan materi dengan intonasi natural sambil mempraktikkan seduhan di bar kopi.
- ✓Protokol Cupping SCA adalah metode uji sensori standar internasional yang dirancang untuk mengeliminasi seluruh variabel alat seduh (metode immersi murni).
- ✓Rasio Standar SCA: 8.25 gram bubuk kopi per 150 ml air (atau rasio 0.055 g/ml) dengan gilingan sedikit lebih kasar dari gilingan filter kertas.
- ✓Ritual Breaking the Crust dilakukan tepat pada menit ke-4: dorong kerak mengapung 3 kali dengan punggung sendok cupping sambil mendekatkan hidung sedekat mungkin.
- ✓Pencicipan pertama dimulai saat suhu cangkir turun ke 70°C, dilanjutkan pada suhu 60°C (evaluasi body & balance), dan suhu dingin 35°C (evaluasi sweetness & clean cup).
Protokol Resmi Cupping SCA (Standard Cupping Protocol)
Mengapa para ahli kopi profesional tidak mengevaluasi kualitas kopi menggunakan mesin espresso atau alat V60? Karena alat-alat tersebut memasukkan variabel subjektif barista (kecepatan tuang, kertas filter, tekanan pompa, suhu grup head).
Untuk mengevaluasi biji kopi secara objektif dan adil, dunia menggunakan metode uji laboratorium standar global yang disebut SCA Cupping Protocol.
| Waktu Menit | Tahapan Protokol Cupping Resmi SCA | Tindakan Teknis & Aspek Evaluasi |
|---|---|---|
| 00:00 | Penuangan Air Panas 93°C | Tuang air panas ke 8.25g bubuk kopi (Rasio 1:18.18); mulai ekstraksi immersi |
| 00:00 – 04:00 | Pembentukan Kerak (Crust) | Diamkan tenang tanpa diaduk; partikel bubuk kopi naik membentuk lapisan pelindung |
| 04:00 | Ritual Breaking the Crust | Dorong kerak bubuk 3x dengan punggung sendok; hirup uap aroma basah sedalamnya |
| 04:30 – 05:00 | Pembersihan Busa (Skimming) | Ambil sisa busa dan partikel terapung dengan 2 sendok cupping secara melingkar |
| 08:00 – 10:00 | Slurp Panas Pertama (~70°C) | Evaluasi cita rasa dominan (Flavor) dan panjang jejak rasa di mulut (Aftertaste) |
| 10:00 – 15:00 | Slurp Hangat Kedua (~60°C) | Evaluasi kejernihan rasa asam (Acidity), ketebalan tekstur (Body), dan Balance |
| 15:00 – 25:00 | Slurp Dingin Ketiga (~35°C) | Uji kemurnian cangkir (Clean Cup), rasa manis alami, keseragaman (Uniformity) |
Spesifikasi Alat & Parameter Cupping Standar:
- Mangkok Cupping (Cupping Bowls): Terbuat dari kaca tempered atau keramik tebal, kapasitas volume 200 – 260 ml, dengan diameter mulut mangkok 75 – 85 mm.
- Rasio Seduh (Brewing Ratio): 8.25 gram kopi per 150 ml air (toleransi ± 0.25 gram).
- Tingkat Sangrai Sampel: Disangrai pada level Light-Medium (Agtron gourmet score 63 ± 1), disangrai dalam kurun waktu 8 – 24 jam sebelum sesi cupping dimulai.
- Ukuran Gilingan (Grind Size): Sedikit lebih kasar dari gilingan filter kertas biasa (70-75% partikel lolos ayakan standar US Standard Size 20 mesh).
- Suhu Air Seduh: Tepat 93.0°C (200^circF) saat dituangkan, menggunakan air berstandar SCA (TDS 125-175 ppm).
Langkah-langkah Protokol Cupping:
[ 1. Evaluasi Fragrance Kering (Menit 0) ]
Setiap sampel kopi disiapkan minimal 5 mangkok identik untuk menguji keseragaman (uniformity).
- Sebelum air dituangkan, goyangkan mangkok perlahan dan cium aroma bubuk kopi kering (Dry Fragrance).
- Catat intensitas wangi bunga, buah, atau rempah pada form penilaian.
[ 2. Penuangan Air Panas & Pembentukan Kerak (Menit 0:00 – 04:00) ]
- Tuang air 93°C langsung ke tengah mangkok hingga batas bibir atas dengan cepat dan stabil, memastikan seluruh bubuk kopi terbasahi sempurna tanpa diaduk.
- Gelembung gas CO2 akan mengangkat bubuk kopi ke permukaan, membentuk lapisan kerak tebal mengapung yang disebut Crust.
- Biarkan mangkok terekstraksi secara tenang selama tepat 4 menit.
[ 3. Ritual Memecah Kerak (Breaking the Crust / Menit 04:00) ]
- Tepat di menit ke-4, pegang sendok cupping bersudut 45 derajat.
- Dekatkan hidung Anda sedekat mungkin (sekitar 2 cm di atas permukaan mangkok).
- Gunakan punggung sendok untuk mendorong kerak mengapung ke arah belakang mangkok sebanyak tepat 3 kali dorongan lembut tanpa mengaduk bagian dasar mangkok.
- Hirup uap aroma basah (Wet Aroma) yang meledak keluar dari balik kerak. Bilas sendok cupping di gelas air panas bersih sebelum pindah ke mangkok berikutnya.
[ 4. Membersihkan Busa Mengapung (Skimming) ]
- Gunakan dua sendok cupping secara bersamaan untuk menyendok dan membuang seluruh sisa busa putih dan partikel bubuk mengapung di permukaan cangkir hingga cairan kopi di bawahnya terlihat jernih mengkilap.
[ 5. Sesi Menyeruput (The Tasting Slurp / Menit 8 s/d 25) ]
- Jangan mencicipi kopi saat masih panas mendidih di atas 75°C karena lidah akan terbakar mati rasa.
- Mulai mencicipi pada suhu hangat (70°C) hingga dingin (35°C).
- Celupkan sendok cupping, ambil cairan kopi sekitar 6-8 ml, dekatkan ke bibir, lalu seruput kencang (slurp) ke dalam mulut.
- Kopi yang berkualitas prima akan terasa semakin manis, bersih, dan memikat saat suhunya mendingin. Jika kopi memiliki cacat rasa tersembunyi, cacat tersebut akan terbongkar telanjang saat cangkir dingin.
[!IMPORTANT] Etika Higienitas Meja Cupping: Dilarang mencelupkan sendok cupping bekas mulut langsung ke dalam mangkok sampel kopi berikutnya (No Double Dipping). Setiap selesai menyeruput, bilas sendok di gelas air panas yang telah disediakan, lalu keringkan di atas kain lap bersih sebelum menciduk sampel berikutnya.
