Dengarkan narasi materi sambil mengikuti contoh, diagram, dan latihan yang tersedia.
Operasi Roasting, QA, dan Lot Traceability ยท Pelajaran 2 dari 4
Traceability satu karung ke satu kemasan
Pertanyaan bisnis yang ingin kita jawab
Setiap batch harus bisa ditelusuri: supplier lot, tanggal diterima, hasil QC, mesin, operator, batch roast, kemasan, tanggal produksi dan penerima. Sistem boleh berupa spreadsheet yang rapi pada skala kecil; yang penting informasi dapat diuji saat keluhan atau recall.
Contohnya dalam usaha kopi sehari-hari
- Jika memakai jasa sangrai: Usaha yang menggunakan jasa sangrai harus meminta kode batch yang menghubungkan stok green vendor, batch roast, pack date dan shipment ke konsumen, walau produksi bukan miliknya.
- Jika menyangrai kopi sendiri: Fasilitas kecil membuat lot card dari karung masuk hingga unit pack, termasuk sample QC, reject, rework dan siapa yang memberi izin release.
- Jika mengelola pesanan lebih besar: Roastery bertumbuh menjaga relasi parent-child ketika beberapa lot menjadi satu blend dan saat satu batch masuk beberapa ukuran kemasan atau channel.
Skenario penelusuran: Lot green G-102 sebanyak 50 kg bercampur G-103 sebanyak 20 kg untuk blend R-17. Satu batch roasted R-17 dibagi menjadi pack 1 kg dan 200 g. Jika pelanggan melaporkan off-flavour pada satu pack 200 g, kode pack harus menunjukkan roast batch, blend formula versi mana, dua green lot dan invoice supplier masing-masing. Stok G-102 lain yang tidak masuk blend belum otomatis terdampak, tetapi perlu penilaian risiko. Traceability juga membantu menghitung biaya lot dan menentukan jumlah pack yang perlu ditahan saat insiden. Gunakan label kode yang dibaca operator tanpa bergantung pada ingatan orang sales.
Tugas yang bisa kamu kerjakan
Telusuri satu kode kemasan mundur hingga invoice dan dokumen QC green.
Kesalahan yang harus dicegah
Mencampur identitas lot pada produk yang berbeda tanpa catatan mass balance.
Checkpoint pemahaman
Dari pack blend R-17 yang memakai green G-102 dan G-103, data apa yang harus muncul saat dilakukan penelusuran mundur? Bagaimana menentukan cakupan karantina tanpa menarik semua SKU secara membabi buta?
