Business Roastery

Retail digital dan fulfillment economics

Materi BelajarBusiness Roastery
Mode Listen & BrewNeural Voice

Dengarkan narasi materi sambil mengikuti contoh, diagram, dan latihan yang tersedia.

Suara:
00:00 / --:--

D2C, Distribusi dan Private Label ยท Pelajaran 1 dari 4

Retail digital dan fulfillment economics

Pertanyaan bisnis yang ingin kita jawab

D2C memberi kendali merek tetapi membutuhkan foto, edukasi, pengiriman unit kecil, CS, promosi dan handling retur. Kenaikan order kecil dapat menghabiskan jam packing walau penjualan meningkat. Ukur net contribution per order bukan sekadar ROAS kampanye.

Contohnya dalam usaha kopi sehari-hari

  • Jika memakai jasa sangrai: Brand tanpa mesin bisa menjangkau retail online tetapi harus menghitung transaksi per pack, fee platform, subsidi ongkir dan total min charge shipping.
  • Jika menyangrai kopi sendiri: Roastery kecil membandingkan kebutuhan stiker, pouch, material pengisi, waktu packing dan keakuratan timbangan untuk pesanan kecil versus bulk.
  • Jika mengelola pesanan lebih besar: Roastery bertumbuh perlu forecast per ukuran pack dan rute, processing cut-off, retur rusak, pengendalian batch serta cost-to-serve lintas marketplace dan website sendiri.

Bandingkan berat sama (semua harga asumsi): Sepuluh pouch 100 g masing-masing Rp2.500 berarti Rp25.000 biaya pouch untuk 1 kg; satu pouch 1 kg Rp6.000. Belum termasuk ongkos kirim, box, handling, payment fee dan material pelindung. Jika setiap pack retail terjual Rp35.000, omzet 10ร—100 g Rp350.000 dapat jauh di atas harga 1 kg wholesale Rp200.000, tetapi ada lebih banyak transaksi, retur dan biaya marketing. Bandingkan contribution per kg dan per order, bukan hanya gross revenue. Pastikan coffee quality, roast date dan aturan service dijaga ketika pesanan D2C membludak.

Tugas yang bisa kamu kerjakan

Bandingkan biaya fulfilment 10ร—100g versus 1ร—1kg ke area yang sama.

Kesalahan yang harus dicegah

Menganggap subsidi ongkir marketplace selalu dibayar 100% oleh platform.

Checkpoint pemahaman

Berapa selisih ongkos pouch sepuluh pack 100 g versus satu pack 1 kg pada harga asumsi tersebut? Mengapa omzet retail lebih besar belum berarti kas atau laba bersih lebih baik?