Dengarkan narasi materi sambil mengikuti contoh, diagram, dan latihan yang tersedia.
Logistik Inbound Indonesia dan Landed Cost ยท Pelajaran 2 dari 4
Billable weight dan batas minimum
Pertanyaan bisnis yang ingin kita jawab
Untuk kargo tarif/kg, tagihan dapat memakai max(berat aktual, volumetrik) dan minimum billable yang ditetapkan ekspedisi. Untuk FTL/FCL berlaku harga kendaraan/kontainer, batas kapasitas serta layanan pelabuhan. Jangan menerapkan divisor udara ke laut tanpa memeriksa kebijakan penyedia.
Contohnya dalam usaha kopi sehari-hari
- Jika memakai jasa sangrai: Volume percobaan 20โ40 kg sering terkena minimum biaya layanan. Jadikan MOQ sebagai bagian keputusan jumlah pembelian, bukan alasan otomatis untuk memperbesar stok tanpa pelanggan.
- Jika menyangrai kopi sendiri: Operator menimbang netto green, menulis ukuran setiap koli dan mencocokkan ketentuan dimensi dari carrier. Berat volumetrik hanya sah bila tercantum dalam layanan yang dikutip.
- Jika mengelola pesanan lebih besar: Gabungkan shipment bila manfaat tarif melebihi biaya tambahan holding inventory, kualitas dan keterlambatan. Pisahkan penghematan logistik dari nilai modal kerja yang mengendap.
Contoh hitung dengan asumsi latihan, bukan tarif pasar: Berat aktual kiriman 100 kg, berat volumetrik menurut rumus provider 125 kg, minimum tagihan 150 kg dan rate hipotetis Rp4.000/kg. Jika kontrak menggunakan berat terbesar dari ketiganya, tagihan dasar 150 ร Rp4.000 = Rp600.000, bukan 100 ร Rp4.000. Bila provider mengonfirmasi tarif flat satu kendaraan, perhitungan chargeable kg ini tidak digunakan. Dua vendor dengan angka/kg sama belum tentu setara jika satu memasukkan biaya pickup dan satunya belum. Pastikan surcharge, barang berbahaya/terlarang, ukuran koli dan klaim kerusakan tertera di quotation.
Tugas yang bisa kamu kerjakan
Hitung chargeable weight atas 12 karung dan bandingkan dengan MOQ layanan.
Kesalahan yang harus dicegah
Membagi ongkir kontainer dengan kapasitas teoretis padahal muatan faktual hanya separuh.
Checkpoint pemahaman
Untuk barang aktual 100 kg, volumetrik 125 kg, minimum 150 kg, dan rate Rp4.000/kg, mana berat tagihan dan ongkos dasarnya? Jelaskan kondisi ketika rumus itu tidak berlaku dan mengapa membeli 150 kg stok belum tentu keputusan terbaik.
